Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Menko AHY: Sekolah Rakyat di Lombok Barat Berpotensi Tekan Pernikahan Dini

cek disini

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY meninjau SekolahbRakyat di Sentra Paramita Lombok Barat, Senin (28/7/2025) sebelum bertolak ke Jakarta.

Lombok Barat, NTB Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Sekolah Rakyat di Lombok Barat berpotensi mengurangi pernikahan dini.
Menurut AHY, pendidikan non-formal seperti Sekolah Rakyat memberi kesempatan bagi anak putus sekolah untuk tetap belajar. Hal ini penting karena anak dan remaja memiliki aktivitas positif, sehingga risiko menikah muda dapat berkurang.”Program ini membuka peluang bagi generasi muda untuk terus berkembang. Mereka akan memiliki bekal yang cukup sebelum menikah,” kata AHY dalam kunjungan kerja di Lombok Barat.Selain itu, ia menekankan bahwa pernikahan dini sering berdampak buruk, terutama bagi perempuan. Minimnya pendidikan membatasi kesempatan kerja dan memperburuk kondisi ekonomi keluarga.

Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat

AHY mendorong kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi ini dapat memperluas akses pendidikan alternatif seperti Sekolah Rakyat.

Di sisi lain, edukasi kesehatan reproduksi, keterampilan hidup, dan kesetaraan gender juga penting. Dengan pengetahuan ini, remaja dapat mengambil keputusan yang lebih matang.

Baca Juga : Mie Gacoan dan LMK SELMI Sepakat Damai di Hadapan Menkum

Dukungan dari Masyarakat Lokal

Tokoh masyarakat Lombok Barat menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap program menjangkau desa-desa yang masih memiliki tingkat pernikahan dini tinggi.

“Anak-anak di desa kami sangat antusias belajar di Sekolah Rakyat. Mereka kini lebih percaya diri dan punya cita-cita,” ujar seorang warga.

Sementara itu, sejumlah relawan mengaku siap membantu program. Mereka berencana membuka kelas tambahan untuk wilayah terpencil.

Dampak Positif yang Diharapkan

Program ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah di Lombok Barat. Selain itu, anak-anak akan memiliki keterampilan tambahan untuk masa depan.

Di sisi lain, meningkatnya tingkat pendidikan akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini karena masyarakat menjadi lebih produktif dan kreatif.

AHY juga menegaskan pentingnya memberikan pelatihan keterampilan. Dengan begitu, peserta Sekolah Rakyat memiliki peluang kerja yang lebih luas.

Peran Orang Tua

Menurut AHY, orang tua memegang peranan besar. Mereka perlu mendorong anak untuk tetap bersekolah, meskipun di jalur non-formal.

Sementara itu, pemerintah daerah berjanji akan mengadakan penyuluhan rutin. Tujuannya untuk mengedukasi orang tua mengenai bahaya pernikahan dini.

Selain itu, tokoh agama juga dilibatkan. Mereka dapat menyampaikan pesan positif tentang pentingnya pendidikan dari sudut pandang keagamaan.

Harapan ke Depan

Dengan dukungan semua pihak, Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan di daerah lain. Meskipun begitu, program ini tetap membutuhkan evaluasi berkala.

Keberhasilan program ini akan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *