
Kronologi Awal Kejadian
Pada dini hari, suasana di sekitar kantor gedung DPRD NTB dibakar berubah mencekam. Awalnya, massa aksi berkumpul untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan daerah. Akan tetapi, situasi tidak terkendali ketika sejumlah orang mulai melakukan perusakan. Api kemudian terlihat menjalar ke bagian depan gedung hingga merusak sejumlah ruangan penting.
Polisi Kantongi Bukti Rekaman CCTV
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memastikan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Bukti visual ini diyakini menjadi petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku pembakaran. Menurut keterangan resmi, rekaman tersebut memperlihatkan beberapa orang yang masuk ke area gedung sebelum api membesar.
Tindakan Cepat Aparat
Selain mengamankan lokasi, aparat langsung menutup area sekitar untuk mencegah massa kembali mendekat. Pemadam kebakaran diterjunkan, sementara tim kepolisian melakukan olah TKP. Dengan langkah terukur, aparat berhasil menekan potensi kericuhan lanjutan dan memastikan keamanan warga sekitar tetap terjaga.
Dampak dan Reaksi Publik
Peristiwa gedung DPRD NTB dibakar menuai reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa aksi anarkis merugikan kepentingan bersama dan mencoreng citra demokrasi. Tokoh masyarakat dan akademisi menyerukan agar aspirasi rakyat tetap disampaikan secara damai. Transisi dari unjuk rasa damai ke tindak anarkis kembali menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
Langkah Hukum Selanjutnya
Penyidik Polri menegaskan bahwa investigasi akan berlanjut dengan memanfaatkan bukti rekaman CCTV serta keterangan saksi. Proses hukum diharapkan berjalan transparan agar publik percaya pada penegakan keadilan. Dengan bukti yang kuat, polisi optimis dapat segera menetapkan tersangka dan membawa kasus ini ke ranah pengadilan.
Baca Juga : 6 Terduga Pelaku Perusakan Mapolda NTB Ditangkap!
















